Kelanjutan Dari Materi 2
Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya.
Buka aplikasi AutoCAD.
Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (Materi 2).
Klik ikon Layer Properties Manager.
Klik tombol New.
Ganti nama layer menjadi Dimensi.
Pastikan berwarna putih.
Klik Ok.
Aktifkan layer Dimensi
Beri dimensi menggunakan Dimensi Tool.
Klik tanda lampu pada layer Dimensi, lalu aktifkan layer Rizky Dana Saputro.
Menggambar gudang.
Klik ikon rectangle
Klik kiri icon snap form dari object Snap
Klik kiri pada ujung kanan atas dapur.
Ketik @0,1.5 lalu Enter
Ketik @-2,3
Menggambar KM/WC
Klik icon rectangle
Klik kiri pada ujung kiri atas gudang.
Ketik @-1.5,-1.5 lalu Enter.
Tambahkan sebuah layer Dinding.
Aktifkan layer Dinding.
Klik ikon Multiline
Ketik S lalu Enter
Ketik 0.075 lalu Enter
Ketik J lalu Enter
Ketik Z.
Klik kiri pada setiap ujung denah Rizky Dana Saputro.
Membuat kusen pintu
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada area gambar
Ketik @0.06,0.15 lalu Enter
Membuat daun pintu
Klik ikon rectangle
Klik kiri pada ujung kanan atas kusen
Ketik @0.03,0.8 lalu Enter
Membuat lengkung
Klik menu Draw, klik Arc lalu pilih Star, Center, Angle.
Klik kiri pada ujung kiri atas daun pintu. Ketik -90 lalu Enter.
Mencerminkan pintu
Klik ikon Mirror
Klik kiri kusen, daun pintu dan lengkung.
Klik kanan
Klik kiri pada ujung kanan lengkung.
Aktifkan ortho dengan menekan F8 Atau klik tombol Ortho.
Tarik lurus ke atas/bawah lalu klik kiri dan Enter.
Menggambar kusen jendela
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kanan bawah kusen sebelah kiri.
Ketik @-0.8,0.15 lalu Enter
Kusen tegak jendela
klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kiri bawah kusen jendela
Ketik @0.06,0.15
Menggandakan kusen tegak ke tengah.
Klik ikon Copy
Pilih obyeknya (kusen tegak) lalu Enter
Klik tengah-tengah bagian bawah kusen (gunakan OS Mid Point)
Klik di tengah-tengah bagian bawah kusen datar (gunakan Mid Point).
Mencerminkan kusen jendela ke kanan
Klik ikon mirror
Klik kiri kusen jendela
Klik kanan
Klik kiri pada ujung lengkung
Aktifkan ortho dengan menekan F8
Tarik lurus ke atas/bawah lalu klik kiri dan Enter.
Selamat mencoba..:)
Kamis, 21 April 2011
Materi 4 (21 April 2011)
Kelanjutan Dari Materi 3
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender (perspective viewport)
- Animasi
Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya.
Buka aplikasi 3D.
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
Pilih menu File > New
Pada jendela New Scene pilih Keep Objects and Hierarchy, lalu klik OK.
Pastikan animasi yang dibuat telah di buang dengan mencoba menjalankan tombol Play.
Klik objects tap pada tab panel.
Klik icon Sphere
Di tengah-tengah Perspective viewport buat bola dengan menekant tombol kiri mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal.
Pada Create panel > Parameters rollout, ganti Radius=50 lalu tekan Enter.
Gunakan Move & Selection dan pindahkan bola pada Top dan Front viewport untuk memindahkan bola tepat di tengah ruang dan diatas lantai.
Pada Create panel > rollout Name And Color, klik kotak kecil berwarna disebelah nama object Sphere01.
Pilih warna orange lalu klik OK.
Ganti nama Sphere01 menjadi Orange dan tekan Enter.
Klik kanan pada label Left viewport.
Pilih menu Views > Extended > Asset Manager.
Cari file Orangetex.jpg (masukan gambar tersebut ke PC atau notebook anda)

Klik dan drag orangetex.jpg ke object bola, lalu lepas tombol mouse.
Pada panel Modify > rollout Parameters, ganti Segments = 50.
Klik kanan pada Perspective viewport, dari menu Rendering pilih Render.
Dalam kotak dialog Render Scene, klik Render.
Tutup jendela Rendering.
Pada main tool bar, klik Material Editor atau tekan M pada keyboard.
Pilih sampel material pertama atau sampel meterial yang masih kosong.
(contoh pada; sampel ke dua dengan nama Material #2)
Klik tombol Pick Material From Object ("eyedropper") disebelah nama material.
Pindahkan cursor dari Material Editor ke Perspective viewport tepat diatas buah jeruk lalu klik.
Ganti nama meterial menjadi Orange Peel lalu tekan Enter.
Klik rollout Blinn Basic. Parameters untuk menutupnya, dan klik rollout Maps untuk membukanya.
Pada rollout Maps, seret/drag Diffuse map (orangetex.jpg) ke Bump Channel, dan lepaskan tombol mouse.
Klik Instance lalu OK.
Tentukan pada kotak masukan channel Amount Bump = -100.
Coba Render hasil pekerjaan material.
Duplikat objek jeruk dengan memilih menu Edit, kemudian pilih Clone.
Pada Clone Options pilih copy.
Perkecil material editor.
Kembalikan Viewport Asset Manager menjadi Left vieport.
Rubah viewport Perspective menjadi Camera Viewport.
Atur camera pada Top dan Front Vieport sehingga tampilan Camera01 menjadi satu tampilan utuh buat jeruk.
Aktifkan tombol Animate.
Pindahkan track roll dari 0/100 ke 50/100.
Pada Top/Front vieport gerakkan camera menjauh dari object jeruk hingga terlihat label nama di dinding.
Kemudian geser hasil duplikat jeruk ke kanan menjauhi objek aslinya.
Non aktifkan tombol Animate.
Tekan Ctrl + Shift dan klik drag track abu-abu pada 0/100 ke 80/100 yang berubah menjadi track putih.
Lalu kembalikan duplikat jeruk yang menjauh tadi ke tempat semula atau menyatu dengan objek aslinya.
Coba jalankan tombol play.
Jika animasi telah sesuai, klik menu Rendering > Render
Atur
Time Output pada Active Time Segment 0 To 100 atau Rang 0 To 100.
Atur
Output Size 640x480.
Klik tombol Files...
Beri nama masing-masing, dan pastikan penyimpanan dalam format *.avi.
Tekan tombol Save
Pada jendela Video Compression biarkan settigan yang ada pada Cinepak Codec by Radius, lalu klik OK.
Pastivkan Viewport: Camera01
Klik tombol Render.
Tunggu sampai selesai Renderasi pada Camera01.
Tutup jendela Renderasi.
Selanjutnya silakan save .max dan .jpeg hasil renderasi dari viewport perspectivenya.
Selamat mencoba..:)
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender (perspective viewport)
- Animasi
Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya.
Buka aplikasi 3D.
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
Pilih menu File > New
Pada jendela New Scene pilih Keep Objects and Hierarchy, lalu klik OK.
Pastikan animasi yang dibuat telah di buang dengan mencoba menjalankan tombol Play.
Klik objects tap pada tab panel.
Klik icon Sphere
Di tengah-tengah Perspective viewport buat bola dengan menekant tombol kiri mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal.
Pada Create panel > Parameters rollout, ganti Radius=50 lalu tekan Enter.
Gunakan Move & Selection dan pindahkan bola pada Top dan Front viewport untuk memindahkan bola tepat di tengah ruang dan diatas lantai.
Pada Create panel > rollout Name And Color, klik kotak kecil berwarna disebelah nama object Sphere01.
Pilih warna orange lalu klik OK.
Ganti nama Sphere01 menjadi Orange dan tekan Enter.
Klik kanan pada label Left viewport.
Pilih menu Views > Extended > Asset Manager.
Cari file Orangetex.jpg (masukan gambar tersebut ke PC atau notebook anda)

Klik dan drag orangetex.jpg ke object bola, lalu lepas tombol mouse.
Pada panel Modify > rollout Parameters, ganti Segments = 50.
Klik kanan pada Perspective viewport, dari menu Rendering pilih Render.
Dalam kotak dialog Render Scene, klik Render.
Tutup jendela Rendering.
Pada main tool bar, klik Material Editor atau tekan M pada keyboard.
Pilih sampel material pertama atau sampel meterial yang masih kosong.
(contoh pada; sampel ke dua dengan nama Material #2)
Klik tombol Pick Material From Object ("eyedropper") disebelah nama material.
Pindahkan cursor dari Material Editor ke Perspective viewport tepat diatas buah jeruk lalu klik.
Ganti nama meterial menjadi Orange Peel lalu tekan Enter.
Klik rollout Blinn Basic. Parameters untuk menutupnya, dan klik rollout Maps untuk membukanya.
Pada rollout Maps, seret/drag Diffuse map (orangetex.jpg) ke Bump Channel, dan lepaskan tombol mouse.
Klik Instance lalu OK.
Tentukan pada kotak masukan channel Amount Bump = -100.
Coba Render hasil pekerjaan material.
Duplikat objek jeruk dengan memilih menu Edit, kemudian pilih Clone.
Pada Clone Options pilih copy.
Perkecil material editor.
Kembalikan Viewport Asset Manager menjadi Left vieport.
Rubah viewport Perspective menjadi Camera Viewport.
Atur camera pada Top dan Front Vieport sehingga tampilan Camera01 menjadi satu tampilan utuh buat jeruk.
Aktifkan tombol Animate.
Pindahkan track roll dari 0/100 ke 50/100.
Pada Top/Front vieport gerakkan camera menjauh dari object jeruk hingga terlihat label nama di dinding.
Kemudian geser hasil duplikat jeruk ke kanan menjauhi objek aslinya.
Non aktifkan tombol Animate.
Tekan Ctrl + Shift dan klik drag track abu-abu pada 0/100 ke 80/100 yang berubah menjadi track putih.
Lalu kembalikan duplikat jeruk yang menjauh tadi ke tempat semula atau menyatu dengan objek aslinya.
Coba jalankan tombol play.
Jika animasi telah sesuai, klik menu Rendering > Render
Atur
Time Output pada Active Time Segment 0 To 100 atau Rang 0 To 100.
Atur
Output Size 640x480.
Klik tombol Files...
Beri nama masing-masing, dan pastikan penyimpanan dalam format *.avi.
Tekan tombol Save
Pada jendela Video Compression biarkan settigan yang ada pada Cinepak Codec by Radius, lalu klik OK.
Pastivkan Viewport: Camera01
Klik tombol Render.
Tunggu sampai selesai Renderasi pada Camera01.
Tutup jendela Renderasi.
Selanjutnya silakan save .max dan .jpeg hasil renderasi dari viewport perspectivenya.
Selamat mencoba..:)
Kamis, 14 April 2011
Materi 2 (14 April 2011)
Kelanjutan Materi 1
Cara pembuatannya adalah sebagai berikut.
Buka aplikasi AutoCAD
Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (Materi 1).
Klik ikon Layer Properties Manager.
Klik tombol New.
Ketik nama layer, misalnya "Rizky Dana Saputro".
Klik kotak Color.
Klik warna, misalnya kuning.
Klik OK.
Klik OK untuk menutup jendela Layer Properties Manager.
Menggambar pagar bumi
Pastikan layer pada "as"
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada area gambar.
Ketik @16,25 lalu Enter.
Menggambar ruang 1
Klik ikon Rectangle
Klik kiri ikon Snap From
Klik kiri ke ujung kanan pagar bumi.
Ketik @-2,4.5 lalu Enter
Ketik @-4,4 lalu Enter
Menggambar ruang 2
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya
Ketik @-3,2 lalu Enter.
Menggambar penghubung 1
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya.
Ketik @0,1.5 lalu Enter.
Menggambar ruang 3
Klik ikon rectangle
Klik kiri pada ujung atas garis penghubung.
Ketik @-4,4.5 lalu Enter.
Menggambar ruang 4
Klik ikon Rectangle
Klik pada ujung atas ruang tidur.
Ketik @-3,3 lalu Enter
Menggambar penghubung 2
Klik ikon Line
Klik kiri ikon Snap To mid Point
Klik pada tengah dinding ruang 4
Ketik @-4.5,0 lalu Enter
Menggambar ruang 5
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung garis
Ketik @-2,2.5 lalu Enter
Menggambar ruang 6
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @-2.5,2.5 lalu Enter
Menggambar penghubung 3
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @0,-4 lalu Enter
Menggambar penghubung 4
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4,0
Menggambar penghubung 5
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan garis
Ketik @0,-9 lalu Enter
Menggambar penghubung 6
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4,0 lalu Enter
Simpan pekerjaan..
Selamat mencoba :)
Cara pembuatannya adalah sebagai berikut.
Buka aplikasi AutoCAD
Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (Materi 1).
Klik ikon Layer Properties Manager.
Klik tombol New.
Ketik nama layer, misalnya "Rizky Dana Saputro".
Klik kotak Color.
Klik warna, misalnya kuning.
Klik OK.
Klik OK untuk menutup jendela Layer Properties Manager.
Menggambar pagar bumi
Pastikan layer pada "as"
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada area gambar.
Ketik @16,25 lalu Enter.
Menggambar ruang 1
Klik ikon Rectangle
Klik kiri ikon Snap From
Klik kiri ke ujung kanan pagar bumi.
Ketik @-2,4.5 lalu Enter
Ketik @-4,4 lalu Enter
Menggambar ruang 2
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya
Ketik @-3,2 lalu Enter.
Menggambar penghubung 1
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya.
Ketik @0,1.5 lalu Enter.
Menggambar ruang 3
Klik ikon rectangle
Klik kiri pada ujung atas garis penghubung.
Ketik @-4,4.5 lalu Enter.
Menggambar ruang 4
Klik ikon Rectangle
Klik pada ujung atas ruang tidur.
Ketik @-3,3 lalu Enter
Menggambar penghubung 2
Klik ikon Line
Klik kiri ikon Snap To mid Point
Klik pada tengah dinding ruang 4
Ketik @-4.5,0 lalu Enter
Menggambar ruang 5
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung garis
Ketik @-2,2.5 lalu Enter
Menggambar ruang 6
Klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @-2.5,2.5 lalu Enter
Menggambar penghubung 3
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @0,-4 lalu Enter
Menggambar penghubung 4
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4,0
Menggambar penghubung 5
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan garis
Ketik @0,-9 lalu Enter
Menggambar penghubung 6
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4,0 lalu Enter
Simpan pekerjaan..
Selamat mencoba :)
Materi 3 (14 April 2011)
Kelanjutan Dari Materi 2
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
- Animasi
Mau tau caranya?
Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.
Buka Aplikasi 3D.
Buka pekerjaan terakhir (materi 2 dengan menghilangkan objek-objek gengon di atas lantai).
Pilih objek Dinding.
Tekan M pada keyboard
Pilih sampel material pertama.
Klik tombol Standard.
Pilih Radio Mtl Librarry.
Dari daftar list pilih material Concrete Blue Stucco, lalu klik OK.
Pilih Icon Assign Material To Selection.
Kecilkan Jendela Material Editor.
Render pada tampilan Perspective Preview.
Ulangi untuk Lantai dengan material Wood pada sampel material box ke dua, dan label nama pada sampel material box ke tiga.
Tutup Material Editor.
Aktifkan Perspective ViewPort.
Tekan C untuk menggantinya menjadi Camera Viewport.
Beralih ke Top Viewport.
Pilih Target Camera dan letakkan ditengah ruang.
Perhatikan pergerakan pada Camera01 viewport.
Kembali pada Top viewport pilih Camera dan geser menjauh sehingga seluruh ruang tampak pada Camera01 vieport.
Pada Left atau Front viewport atur ketinggian dari camera, hingga seluruh ruang tampil pada Camera01 viewport.
Lakukan pembesaran Zoom Extents pada Top Viewport.
Tekan tombol Animate.
Geser roll dari 0/100 ke 50/100 pada Top Viewport pilih camera dan geser kesebelah kanan.
Non aktifkan tombol Animate.
Lakukan hal yang sama dengan menggeser roll dari 50/100 ke 60/100 pada Top Viewport pilih camera
dan lebih dekatkan ke objek.
Pilih icon Zoom Extents All.
Jalankan tombol Play dan perhatikan pergerakan setiap viewport.
Pilih camera pada salah satu viewport.
Geser roll ke posisi 0/100.
Tekan Shift + Ctrl dan klik drag key frame pada 0/100 untuk menduplikatnya key 80/100.
Coba jalankan tombol Play, dan perhatikan jika animasi camera bergerak dan kembali ke posisi awal.
Pilih menu Rendering > Render.
Pada jendela Render Scene
Pilih Active Time Segment 0 To 100 atau isi Range dari 0 To 100 untuk Time Output
Untuk Output Size pilih 640x480 atau ketik pada width 640 dan Height 480.
Klik tombol Files pada Render Output.
Tentukan folder menyimpanan dan beri nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.avi, lalu klik tombol Save.
Pada jendela Video Compression, biarkan settingan deffault Cinepak Codec by Radius, lalu klik OK.
Pastikan pada bagian Viewport adalah Camera01, lalu klik tombol Render.
Setelah selesai Merender, tutup jendela Render, tutup jendela Render Scene.
Pilih menu File > Save As..
Selamat mencoba :)
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
- Animasi
Mau tau caranya?
Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.
Buka Aplikasi 3D.
Buka pekerjaan terakhir (materi 2 dengan menghilangkan objek-objek gengon di atas lantai).
Pilih objek Dinding.
Tekan M pada keyboard
Pilih sampel material pertama.
Klik tombol Standard.
Pilih Radio Mtl Librarry.
Dari daftar list pilih material Concrete Blue Stucco, lalu klik OK.
Pilih Icon Assign Material To Selection.
Kecilkan Jendela Material Editor.
Render pada tampilan Perspective Preview.
Ulangi untuk Lantai dengan material Wood pada sampel material box ke dua, dan label nama pada sampel material box ke tiga.
Tutup Material Editor.
Aktifkan Perspective ViewPort.
Tekan C untuk menggantinya menjadi Camera Viewport.
Beralih ke Top Viewport.
Pilih Target Camera dan letakkan ditengah ruang.
Perhatikan pergerakan pada Camera01 viewport.
Kembali pada Top viewport pilih Camera dan geser menjauh sehingga seluruh ruang tampak pada Camera01 vieport.
Pada Left atau Front viewport atur ketinggian dari camera, hingga seluruh ruang tampil pada Camera01 viewport.
Lakukan pembesaran Zoom Extents pada Top Viewport.
Tekan tombol Animate.
Geser roll dari 0/100 ke 50/100 pada Top Viewport pilih camera dan geser kesebelah kanan.
Non aktifkan tombol Animate.
Lakukan hal yang sama dengan menggeser roll dari 50/100 ke 60/100 pada Top Viewport pilih camera
dan lebih dekatkan ke objek.
Pilih icon Zoom Extents All.
Jalankan tombol Play dan perhatikan pergerakan setiap viewport.
Pilih camera pada salah satu viewport.
Geser roll ke posisi 0/100.
Tekan Shift + Ctrl dan klik drag key frame pada 0/100 untuk menduplikatnya key 80/100.
Coba jalankan tombol Play, dan perhatikan jika animasi camera bergerak dan kembali ke posisi awal.
Pilih menu Rendering > Render.
Pada jendela Render Scene
Pilih Active Time Segment 0 To 100 atau isi Range dari 0 To 100 untuk Time Output
Untuk Output Size pilih 640x480 atau ketik pada width 640 dan Height 480.
Klik tombol Files pada Render Output.
Tentukan folder menyimpanan dan beri nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.avi, lalu klik tombol Save.
Pada jendela Video Compression, biarkan settingan deffault Cinepak Codec by Radius, lalu klik OK.
Pastikan pada bagian Viewport adalah Camera01, lalu klik tombol Render.
Setelah selesai Merender, tutup jendela Render, tutup jendela Render Scene.
Pilih menu File > Save As..
Selamat mencoba :)
Kamis, 07 April 2011
Materi 2 (7 April 2011)
Kelanjutan dari Materi 1
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
1. Mari ikuti langkah-langkah pembuatannya:
2. Buka Aplikasi 3D Studio MAX
3. Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (Materi 1).
4. Aktifkan Main Toolbar pilih icon Move & Selection, pilih lantai.
5. Pada Panel pilih Tab Modifyers.
Roll up hingga Parameters Panel
Atur nilai Length 250 dan Widht 500 serta Height -10
6. Kembali ke Maint Toolbar
Pilih icon Select and Uniform Scale.
Pilih text pada Front viewport lalu drag hingga text membesar dengan porposional.
7. Berpindah ke Tab Objects
Pilih icon L Ext, lalu buat pada Top View port sebuah L Ext.
Klik drang dari kanan atas top viewport lalu drag kearah diagonal kiri bawah, lalu lepaskan tombol mouse,
dan geser keatas untuk ketinggian Dinding, geser lagi sedikit untuk membentuk ketebalan dinding dan klik
untuk mengakhiri pembuatan dinding.
8. Beralih ke tab Main Toolbar pilih icon select and move, lalu aktifkan panel Modifiers, roll up hingga
Parameters dan atur Side Lenght -250, Front Length -500, Side Width 10, Front Width 10, Height 250
(sesuaikan dan serasikan ukurannya dengan lantai).
9. Gunakan Select and move untuk menserasikan lantai dan dinding.
Lalu gunakan Select and move untuk memindahkan nama ke dinding.
10. Selanjutnya beralih ke Tab Objects
Pilih icon Gengon, lalu buat pada Top View port sebuah Gengon, pilih Tab Modifyers.
Roll up hingga Parameters Panel.
Atur nilai Sides 200, Radius 8.824, Filet 0.138, dan Height 77.086 (serasikan dengan lantai dan dinding)
Letakkan pada bagian kiri bawah lantai pada Top View port, lalu klik menu edit dan pilih clone, copy
Gengon sebanyak 4 kali.
Sejajarkan dengan Gengon sebelumnya pada bagian depan lantai.
11. Gunakan Select and move untuk mensesuaikan lampu Omni dan Spotlight
Selamat Mencoba...
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
1. Mari ikuti langkah-langkah pembuatannya:
2. Buka Aplikasi 3D Studio MAX
3. Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (Materi 1).
4. Aktifkan Main Toolbar pilih icon Move & Selection, pilih lantai.
5. Pada Panel pilih Tab Modifyers.
Roll up hingga Parameters Panel
Atur nilai Length 250 dan Widht 500 serta Height -10
6. Kembali ke Maint Toolbar
Pilih icon Select and Uniform Scale.
Pilih text pada Front viewport lalu drag hingga text membesar dengan porposional.
7. Berpindah ke Tab Objects
Pilih icon L Ext, lalu buat pada Top View port sebuah L Ext.
Klik drang dari kanan atas top viewport lalu drag kearah diagonal kiri bawah, lalu lepaskan tombol mouse,
dan geser keatas untuk ketinggian Dinding, geser lagi sedikit untuk membentuk ketebalan dinding dan klik
untuk mengakhiri pembuatan dinding.
8. Beralih ke tab Main Toolbar pilih icon select and move, lalu aktifkan panel Modifiers, roll up hingga
Parameters dan atur Side Lenght -250, Front Length -500, Side Width 10, Front Width 10, Height 250
(sesuaikan dan serasikan ukurannya dengan lantai).
9. Gunakan Select and move untuk menserasikan lantai dan dinding.
Lalu gunakan Select and move untuk memindahkan nama ke dinding.
10. Selanjutnya beralih ke Tab Objects
Pilih icon Gengon, lalu buat pada Top View port sebuah Gengon, pilih Tab Modifyers.
Roll up hingga Parameters Panel.
Atur nilai Sides 200, Radius 8.824, Filet 0.138, dan Height 77.086 (serasikan dengan lantai dan dinding)
Letakkan pada bagian kiri bawah lantai pada Top View port, lalu klik menu edit dan pilih clone, copy
Gengon sebanyak 4 kali.
Sejajarkan dengan Gengon sebelumnya pada bagian depan lantai.
11. Gunakan Select and move untuk mensesuaikan lampu Omni dan Spotlight
Selamat Mencoba...
Kamis, 24 Maret 2011
Materi 1 (24 Maret 2011)
Membuat nama dengan tampilan 3D menggunakan 3D Studio MAX
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
Mau tau cara pembuatannya?
Mari ikuti langkah-langkahnya di bawah ini
Pilih menu Start > All Programs > Kinetik > 3D Studio Max
Pilih tab Shapes
Pilih icon Text
Buka Panel Parameters
Klik pada Text: area
Ganti text MAX Text dengan nama masing-masing.
Rubah Size: 10
Klik pada Front Viewport.
Pada area pembesaran klik icon Zoom Extents All
Beralih ke panel Modify
Pilih tombol Extrude
Rubah Amount pada roll up Parameters menjadi 10
Kembali klik Zoom Extents All.
Aktifkan Perspective Viewport.
Pilih icon Zooom
Sempitkan area Perspective untuk object text.
Tekan F9
Tutup Jendela Perspective frame.
Pilih Tab main Toolbar.
Pilih icon Select Object dan klik object text.
Pada panel Modify disebelah Text01 klik warna dan pilih warna yang diinginkan.
Tekan F9
Aktifkan Top Viewport.
Pada Tab Main Toolbar pilih icon Select and Move.
Klik object text di Top Viewport, lalu geser keatas sejajar sumbu Y
(Perhatikan perubahan di viewport lainnya saat menggeser)
Pilih menu Rendering
Klik tombol Render.
Tutup jendela Top Frame.
Masih pada jendela Render Scene rubah Viewport menjadi Perspective dan tekan tombol Render.
Tutup jendela Perspective frame.
Tutup jendela Render Scene.
Klik Zoom Extents All.
Perluas Top Viewport
Pilih Top Viewport dan klik Zoom, lalu klik drag pada Top Viewport.
Perluas hingga tampilan object mengecil 20%
Pilih Tab Objects
Pilih icon Box.
Klik sebelah kiri atas Top Viewport lalu drag diagonal sebelah kanan bawah Top Viewport lalu lepas tombol dan tentukan ketinggian box kira2 10point lalu klik.
Aktifkan Perspective Viewport dan tekan F9
Ativkan Tab Lights & Cameras
Pilih icon Target Spot.
Aktifkan Top Viewport.
Klik drag dari kiri bawah viewport menuju object text.
Klik icon Zoom Extents All
Aktifkan main Toolbar dan pilih Select and Move.
Pada Front Viewport pilih lampu dan drag sedikit ke atas.
Aktifkan Perspective viewport dan tekan F9
Klik kanan pada lampu
Klik Cast and Shadow
Kembali tekan F9
Kembali ke Tab Lights & Cameras
Pilih icon Omni light
Klik di sebelah kanan bawah Top Viewport.
Gunakan icon Select and Move dan pindahkan Omni Light pada Front atau Left viewport sedikit ke atas.
Coba F9 pada Perspective
Klik icon Diskect pada jendela Perspective, frame
Beri nama masing2.
Pastikan format penyimpanan adalah *.jpg dan klik tombol Save.
Biarkan settingan apa adanya dan klik Ok.
Tutup jendela Perspective frame
Pilih menu File > Save As
Selamat mencoba...
- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX
- Tampilan setelah dirender
Mau tau cara pembuatannya?
Mari ikuti langkah-langkahnya di bawah ini
Pilih menu Start > All Programs > Kinetik > 3D Studio Max
Pilih tab Shapes
Pilih icon Text
Buka Panel Parameters
Klik pada Text: area
Ganti text MAX Text dengan nama masing-masing.
Rubah Size: 10
Klik pada Front Viewport.
Pada area pembesaran klik icon Zoom Extents All
Beralih ke panel Modify
Pilih tombol Extrude
Rubah Amount pada roll up Parameters menjadi 10
Kembali klik Zoom Extents All.
Aktifkan Perspective Viewport.
Pilih icon Zooom
Sempitkan area Perspective untuk object text.
Tekan F9
Tutup Jendela Perspective frame.
Pilih Tab main Toolbar.
Pilih icon Select Object dan klik object text.
Pada panel Modify disebelah Text01 klik warna dan pilih warna yang diinginkan.
Tekan F9
Aktifkan Top Viewport.
Pada Tab Main Toolbar pilih icon Select and Move.
Klik object text di Top Viewport, lalu geser keatas sejajar sumbu Y
(Perhatikan perubahan di viewport lainnya saat menggeser)
Pilih menu Rendering
Klik tombol Render.
Tutup jendela Top Frame.
Masih pada jendela Render Scene rubah Viewport menjadi Perspective dan tekan tombol Render.
Tutup jendela Perspective frame.
Tutup jendela Render Scene.
Klik Zoom Extents All.
Perluas Top Viewport
Pilih Top Viewport dan klik Zoom, lalu klik drag pada Top Viewport.
Perluas hingga tampilan object mengecil 20%
Pilih Tab Objects
Pilih icon Box.
Klik sebelah kiri atas Top Viewport lalu drag diagonal sebelah kanan bawah Top Viewport lalu lepas tombol dan tentukan ketinggian box kira2 10point lalu klik.
Aktifkan Perspective Viewport dan tekan F9
Ativkan Tab Lights & Cameras
Pilih icon Target Spot.
Aktifkan Top Viewport.
Klik drag dari kiri bawah viewport menuju object text.
Klik icon Zoom Extents All
Aktifkan main Toolbar dan pilih Select and Move.
Pada Front Viewport pilih lampu dan drag sedikit ke atas.
Aktifkan Perspective viewport dan tekan F9
Klik kanan pada lampu
Klik Cast and Shadow
Kembali tekan F9
Kembali ke Tab Lights & Cameras
Pilih icon Omni light
Klik di sebelah kanan bawah Top Viewport.
Gunakan icon Select and Move dan pindahkan Omni Light pada Front atau Left viewport sedikit ke atas.
Coba F9 pada Perspective
Klik icon Diskect pada jendela Perspective, frame
Beri nama masing2.
Pastikan format penyimpanan adalah *.jpg dan klik tombol Save.
Biarkan settingan apa adanya dan klik Ok.
Tutup jendela Perspective frame
Pilih menu File > Save As
Selamat mencoba...
Materi 1 (24 Maret 2011)
Membuat nama dan bentuk 2D dengan Autocad
Cara Pembuatannya adalah sebagai berikut:
Pilih menu Start > Desain Graphic and Multimedia > Autodesk > AutoCAD 2004
Pada Command: ketik Limits dan Enter.
Lower: tekan Enter
Upper: ketik 210, 297 Enter
Command: ketik Rectangle Enter
First Point: ketik 0,0
Other Corner: ketik 297,210 Enter
Command: ketik Zoom Enter
All: ketik All Enter
Command: ketik Line
First Point: ketik 0,0 Enter
Next Point: ketik 100,0 Enter
Next Point: 100,20 Enter
Next Point: 0,20 Enter
Next Point: C Enter
Command:
Klik icon text tool
Klik pada titik 0,20
Klik pada titik 100,0
Ketik nama masing2
Gunakan Text Hight 8
Klik Ok.
Gambarlah Bentuk yang bergaris kuning saja tanpa dimensinya.
Selamat Mencoba...
Langganan:
Postingan (Atom)












