Kamis, 24 Maret 2011

Materi 1 (24 Maret 2011)

Membuat nama dengan tampilan 3D menggunakan 3D Studio MAX

- Tampilan di dalam aplikasi 3D Studio MAX

- Tampilan setelah dirender




Mau tau cara pembuatannya?
Mari ikuti langkah-langkahnya di bawah ini

Pilih menu Start > All Programs > Kinetik > 3D Studio Max

Pilih tab Shapes
Pilih icon Text
Buka Panel Parameters
Klik pada Text: area
Ganti text MAX Text dengan nama masing-masing.

Rubah Size: 10
Klik pada Front Viewport.

Pada area pembesaran klik icon Zoom Extents All
Beralih ke panel Modify
Pilih tombol Extrude
Rubah Amount pada roll up Parameters menjadi 10
Kembali klik Zoom Extents All.

Aktifkan Perspective Viewport.
Pilih icon Zooom
Sempitkan area Perspective untuk object text.
Tekan F9

Tutup Jendela Perspective frame.
Pilih Tab main Toolbar.
Pilih icon Select Object dan klik object text.

Pada panel Modify disebelah Text01 klik warna dan pilih warna yang diinginkan.
Tekan F9

Aktifkan Top Viewport.
Pada Tab Main Toolbar pilih icon Select and Move.
Klik object text di Top Viewport, lalu geser keatas sejajar sumbu Y
(Perhatikan perubahan di viewport lainnya saat menggeser)

Pilih menu Rendering
Klik tombol Render.
Tutup jendela Top Frame.
Masih pada jendela Render Scene rubah Viewport menjadi Perspective dan tekan tombol Render.
Tutup jendela Perspective frame.
Tutup jendela Render Scene.
Klik Zoom Extents All.

Perluas Top Viewport
Pilih Top Viewport dan klik Zoom, lalu klik drag pada Top Viewport.
Perluas hingga tampilan object mengecil 20%

Pilih Tab Objects
Pilih icon Box.
Klik sebelah kiri atas Top Viewport lalu drag diagonal sebelah kanan bawah Top Viewport lalu lepas tombol dan tentukan ketinggian box kira2 10point lalu klik.

Aktifkan Perspective Viewport dan tekan F9

Ativkan Tab Lights & Cameras
Pilih icon Target Spot.
Aktifkan Top Viewport.
Klik drag dari kiri bawah viewport menuju object text.
Klik icon Zoom Extents All
Aktifkan main Toolbar dan pilih Select and Move.
Pada Front Viewport pilih lampu dan drag sedikit ke atas.

Aktifkan Perspective viewport dan tekan F9

Klik kanan pada lampu
Klik Cast and Shadow
Kembali tekan F9

Kembali ke Tab Lights & Cameras
Pilih icon Omni light
Klik di sebelah kanan bawah Top Viewport.
Gunakan icon Select and Move dan pindahkan Omni Light pada Front atau Left viewport sedikit ke atas.
Coba F9 pada Perspective

Klik icon Diskect pada jendela Perspective, frame
Beri nama masing2.
Pastikan format penyimpanan adalah *.jpg dan klik tombol Save.
Biarkan settingan apa adanya dan klik Ok.

Tutup jendela Perspective frame
Pilih menu File > Save As


Selamat mencoba...

Materi 1 (24 Maret 2011)


Membuat nama dan bentuk 2D dengan Autocad

Cara Pembuatannya adalah sebagai berikut:

Pilih menu Start > Desain Graphic and Multimedia > Autodesk > AutoCAD 2004

Pada Command: ketik Limits dan Enter.
Lower: tekan Enter
Upper: ketik 210, 297 Enter

Command: ketik Rectangle Enter
First Point: ketik 0,0
Other Corner: ketik 297,210 Enter

Command: ketik Zoom Enter
All: ketik All Enter

Command: ketik Line
First Point: ketik 0,0 Enter
Next Point: ketik 100,0 Enter
Next Point: 100,20 Enter
Next Point: 0,20 Enter
Next Point: C Enter

Command:
Klik icon text tool
Klik pada titik 0,20
Klik pada titik 100,0
Ketik nama masing2
Gunakan Text Hight 8
Klik Ok.

Gambarlah Bentuk yang bergaris kuning saja tanpa dimensinya.

Selamat Mencoba...

Kamis, 30 Desember 2010

Materi 8







Cara pembuatan:

Buka aplikasi coreldraw

buka pekerjaan yg terakhir dikerjakan (materi 7)

Buat teks dengan nama masing2 dengan font monotype Corisva 50 point.

klik outline tool> outline Pen Dialog
atur nilai width 0.1 dan pilih warna kuning.

pilih menu text> convert to paragraph
Letakkan kursor di tengah kedua kata dan atur ditengah (align center)
letakkan teks di tengah2 bingkai nama.

Duplikat teks.
klik kiri dan klik kanan warna hitam di color pallete.

klik menu arrange>order>backone.
atur posisi duplikat seperti bayangan dari teks aslinya.

buat teks "Katering" dengan font brush script MT dengan nilai 30pt.
gunakan warna kuning di color pallete dan klik kanan simbol x diujung atas color pallete.
letakkan di bagian atas bingkai nama.

buat kalimat "Menyediakan : Masakan Jawa & Sunda, Masakkan Internasional, Kue, Coktail, & Tart"
dengan font century gothic 10 pt.
letakkan teks tersebut ke sudut kanan bawah label.

buat teks "Katering Bang Iky" sesuai nama masing-masing dengan font century gothic 20 pt. gunakan warna kuning di color pallete dan klik kanan simbol x.
letakkan teks pada kotak paling atas dari label.

klik menu text>insert character.
pilih jenis font: wingdings
masukkan nilai 70 pada keystroke.
masukkan nilai 0.5 pada character size
klik menu insert dan letakkan teks "Menyediakan. . .".

pada roll up insert charakter cari windings 74 dan drag ke halaman kerja.
klik menu tools> create pattern
pilih two color dan high.
klik OK.
klik dan tahan mouse, lalu drag di sekitar simbol hingga terbentuk kotak.
klik OK

Hapus simbol dari lembar kerja.
klik kotak orange besar. klik menu fill tool, lalu klik pattern fill dialog.
klik tanda panah dan cari simbol yang telah dibuat sebelumnya.
pilih warna kuning untuk front dan orange di back, klik OK

tambahkan tanda potong pada bagian2 yg akan dipotong

klik ganda picktool
klik menu file>export beri nama masing pastikan format pengexportan adalah *.jpg.

buka tombol options
tandai selected only, klik tombol export, klik OK pada convert to bitmap.
klik OK pada JPEG export.

Rabu, 29 Desember 2010

Materi 9

- Model 1
Cara pembuatan:

Buka Aplikasi Adobe Phtoshop.

Buka sebuah file baru dengan lebar 400 px dan tinggi 200 px.

Gunakan Type dan ketik nama masing-masing dengan font Matisse ITC 150 point.

Klik menu Layer > Rasterize > Layer

Buka file yang berisi pola gambar yang akan digunakan Klik menu File > Open...
(Cari file pada \Program Files\Adobe\Photoshop\Presets\Patterns dan pilih salah satu file)

Pilih Mode: RGB Color pada window Rasterize Generik EPS Format

Klik menu Selext > All
Klik menu Edit > Define Pattern
Tutup file pattern

CTRL + Klik layer Type pada Layers Palette.
Isi seleksi dengan menggunakan pola.
Klik Edit > Fill...
dan pilih Content Use: Pattern.

Buat warna foreground menjadi warna merah kecoklatan R: 71, B: 0, G:13.

Buat outline dengan Edit > Stroke... dan gunakan Width: 3 pixels.

Klik Selext > Deselect
Guinakan Layer > Layer Style > Drop Shadow...
Atur Distance: 14 px, Spread: 7 Px.


- Model 2
Cara pembuatan:

Buka Aplikasi Adobe Phtoshop.
Buka sebuah file baru lebar 150 px dan tinggi 150 px.

Buat warna foreground menjadi warna biru muda R: 186, G: 185, B: 214

Gunakan peranti Type dengan font Bank Gothic Light ukuran 10 pixels. (pastikan menggunakan perataan alignment center). Ketik sebuah nama kota di baris pertama. Ulangi dua kali pada baris kedua dan sekali di baris ketiga.

Aktifkan penggaris
Klik menu View > Rulers
Klik menu View > Snap To > Guides

Gunakan piranti zoom untuk memberbesar gambar sebesar 100%
Klik drag penggaris horizontal ke arah bawah dan letakkan tepat di atas huruf J pada teks Jakarta di baris pertama.

Sekali lagi klik penggaris horizontal kemudain geser ke arah bawah tepat di atas huruf J pada teks jakarta di baris ke tiga.

Lalu klik drag penggaris vertikal ke kanan dan letakkan tepat di tengah huruf A dalam kata ajakarta yang ada di baris ke dua.

Sekali lagi klik drag penggaris vertikal dan letakkan tepat di tengah huruf A dalam kata Jakarta yang ada di baris kedua.

Gunakan peranti Rectangular Marquee untuk membuat seleksi sgi empat yang dibatasi oleh garis petunjuk horizontal dan garis petunjuk vertikal.

Klik menu Edit > Define Pattern.

Klik menu File > New dan buat file baru dengan mode RGB ukuran lebar 400 px dan tinggi 200 px.
Gunakan Type tool dan ketik nama masing-masing, dan font Futurra Extra Black Italic ukuran 180 pixel.

Ubah layer Type menjadi layer biasa.
Klik Layer > Rasterize > Layer
CTRL+Klik layer Type.
Klik Edit > Fill... dan pilih Use: Pattern

Klik Select  Deselect
Gunakan menu Layer > Layer Style > Drop Shadow...
Atur Angle: 120, Distance: 16, Spread: 20.

- Model 3





Cara pembuatan:

Masih dengan aplikasi Adobe Photoshop
Tekan D pada keyboard untuk me-reset warna foreground dan background lalu tukar warna depan dan belakang.

Buka sebuah file baru dengan ukuran lebar 400 px dan tinggi 200 px dengan warna background hitam.

Buat teks nama masing-masing dengan farna foreground putih. dengan menggunakan font Arial Black ukuran 80 point dan letakkan teks agak ke bawah.

Jadikan satu semua layer dengan menu Layer > Flat Image.

Putar kanvas berlawanan dengan arah jarum jam sebesar 90derajat.
Klik Image > Rotate Canvas > 90CCW.

Inversikan warna-warna dalam kanvas. Klik Image > Adjust > Invert.

Gunakan Filter > Stylize > Wind
kemudian pilihlah Method: Wind Direction: From Right.

Inversikan dengan memilih menu Image > Adjust > Invert.

Gunakan Filter > Stylize > Wind kemudian pilih Method: Wind. Direction: From Right.

Ulangi filter dengan yang sama dua kali lagi.
Klik Filter > Wind, lalu sekali lagi klik Filter > Wind.

Kembalikan posisi kanvas dengan memutar 90derajat.
Klik Image > Rotate Canvas > 90CW.

Gunakan Filter > Distort > Ripple dengan Amount: 80.
Size: Medium

Ubah mode gambar dari grayscale ke wrna ber-index. Klik menu Image > Mode  Indexed Color.

Klik Image > Mode > Color Table.
Pilih Table: Black Body.

Rabu, 15 Desember 2010

Materi 8

- Metode 1

Langkah-langkah pembuatan:

Buka Aplikasi Photoshop.

Buka sebuah file baru dengan ukuran lebar 400 pixel dan tinggi 200 pixel dengan warna foreground ungu R:90, G:0, B:90.

Buat teks nama masing-masing dengan warna foreground dan font albertus Medium ukuran 100 point.

Gunakan Layer > Layer Styel > Drop Shadow..
atur Angle: 90, Distance: 80, Blur: 5.

Buat layer tersendiri dari hasil efek drop shadow dengan memilih Layer > Layer Style > Crate Layer dan klik OK.

Pilih layer shadow.
Balik bayangan secara vertical dengan memilih Edit > Transform > Flip Vertical
Klik menu Edit > Free Transform.

Rubah bentuk transform menjadi trapesium.
Pendekkan handle tengah bawah ke atas hingga seperlima dari tinggi semula.
Tekan CTRL + ALT + SHIFT secara bersamaan, kemudian tari handle kiri bawah sedikit ke arah kiri.
Tekan Enter.

Gunakan Filter > Blur > Gaussian Blur... dengan Radius: 2.0 pixels

Gunakan Filter > Blur > Motion Blur... dengan Angle: 0 dan Distance; 20 pixels.

Pilih layer Type.
Lalu gunakan Layer > Layer Type > Bevel and Embos...
dengan Style: Inner Bevel, Angle: 90, Depth: 20 pixels, Blur: 5.



- Metode 2

Langkah-langkah pembuatan:

Buka Aplikasi Photoshop.

Buka sebuah file baru dengan leber 400 pixel dan tinggi 200 pixel, dan background putih.

Tunakan Type tool dan buat teks nama masing-masing dengan warna hitam. (Boink LET ukuran 200 point).

Pilih menu File > Open..
cari sebuah file.
Klik menu Select > All, kemudian Edit > Copy.
Tutup file gambar.

CTRL+Klik layer Type nama pada Layers Palette.
Klik menu Edit > Paste Into.

Gunakan peranti Move untuk menggeser gambar.

Jika diperlukan gunakan Layer > Layer Type > Drop Shadow..
Atur warna biru R:0, G:0, B:255. Distance; 7, Blur: 10. Intensity: 0.

Kamis, 09 Desember 2010

Materi 7

- Format *.jpg



- Capture file *.cdr


Mau tau cara buatnya??
Ayo ikuti langkah-langkah berikut ini:

Buka aplikasi CorelDraw

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan (materi 6).

Tambahkan sebuah halaman baru (Page 5)

Buat sebuah Rectangle dengan ukuran A4 Landscape dan letakkan ditengah halaman.

Klik dua kali pada ruler (penggaris) lalu atur satuan penggaris ke centimeter.

Kembali bua sebuah rectangle berukuran besar (22x8 cm), lalu klik warna kuning dari color palette dan letakkan kotak di tengah halaman kertas.

Klik menu Effects > Contour
Pilih Outside, Ketikkan 0.4 cm pada kolom offset dan 3 pada kolom steps.
Klik Countour Color, klik Outline Color, lalu pilih warna hitam.
Klik tombol Fill Color, lalu pilih warna merah.
Klik tombol Apply.

Klik menu Arrange > Break Countour Group Appart...

Klik daerah di dalam kotak berwarna kuning, lalu klik warna orange pada color palette.

Klik kotak kedua (dihitung dari dalam), lalu tekan CTRL+U.

Klik kotak ketiga, lalu klik warna hijau muda pada color palette.

Klik kotak terluar (berwarna merah), lalu tekan CTRL+D

Klik salah satu sudut dari kotak salinan lalu gerakkan agar lebarnya berkurang menjadi 3 cm.
Isi kotak baru dengan warna putih, dan garis luar berwarna oranye, dan letakkan kotak ini diatas kotak2 pada kelompok pertama.

Tekan CTRL+D, untuk membuat salinan kotak putih.
Klik tengah2 sisi atas kotak salinan ini dan gerakkan agar lebarnya berkuarang menjadi 1 cm.

Isi kotak dengan warna merah dan garis luarnya tetap orange.
Gunakan Align and Distribute untk meletakkan kotak merah 1cm tepat dibawah kotak putih 3cm.

Klik menu View dan pastikan Snap To Objects di tandai.

Tekan dan tahan tombol CTRL pada keyboard, klik Rectangle Tool dan gambar sebuah bujursangkar kecil.
Atur ukurannya 1.2x1.2cm.

Klik dan tahan Polygon Tool, lalu pilih Spiral Tool.
Atur nilai 6 pada kolom Number of Revolutions.

Tekan dan tahan tombol CTRL dan SHIFT, lalu gambarlah sebuah spiral di dalam bujursangkar kecil yang baru dibuat.
Klik kiri dan kanan warna kuning pada color palette.
Pilih kedua objek (spiral dan bujursangkar), lalu tekan CTRL+G.

Tekan CTRL+D tiga kali untuk membuat tiga buah salinan.
Letakkan tiap bujursangkar ini di sudut-sudut dari kotak besar.

Klik dan tahan tombol Spiral Tool, dan pilih Polygon Tool.
Pilh 6 pada kolom Number of points, lalu gambar sebuah polygon.
Atur ukurannya sekitar 1x2 cm.

Isi segienam tersebut dengan warna merah tanpa garis luar.
Letakkan setienam di sisi kiri atas dari kotak warna merah.
Duplikat polygon merah dan letakkan disisi kanan.
Ubah warna salinan menjadi kuning.

Pilih kedua polygon,
Klik menu Effects > Blend.
Ketikan 24 pada kolom yang ada di bawah kolom Steps.
Klik tombol Apply.
Pilih seluruh polygon segienam, lalu klik tombol Group.

Klik kotak putih dibelakang polygon, lalu klik kanan simbol X di ujung atas color palette untuk menghapus garis luar kotak tersebut.

Tekan CTRL+D untuk membuat salinan dari pola segienam sebelumnya, lalu letakkan salinan ini di bagian tengah dari kotak besar.

Pilih salah satu sudut salinan, lalu ubah ukurannya menjadi 22x5 cm.

Klik CTRL+U untuk membongkar pengelompokan segienam di dalam salinan.
Ubah nilai blend dari 24 menjadi 22, lalu klik tombol Apply.

Klik dan tahan tombol Freehand Tool pada toolbox, pada flyout yang muncul klik icon Artistic Media Tool.
Gunakan pen tersbut untuk membuat sebuah kurva miring dengan panjang sekitar 1.5cm.

Beri warna dan garis luar hijau, lalu letakkan kurva miring tersebut di tengah kotak besar.
Tekan CTRL+D sebanyak 23 kali untuk membuat 23 buah salinan dari kurva hijau tersebut.

Pilih ke 24 kurva, lalu klik menu Arrange, Align and Distribution.
Tandai tombol Center Vertically di bagian Distribute, lalu tandai pilihan Spacing Horizontally. Pada bagian Align, lalu tandai pilihan Center Vertically, lalu klik OK.

Kelompokkan ke 24 kurva dengan menekan CTRL+G.
Letakkan di bagian tengah kotak besar, lalu perlebar ukurannya agar menjadi 22x1.5cm.

Klik tombol Rectangle Tool, tekan dan tahan tombol CTRL, lalu gambarlah sebuah bujursangkar pada halaman kerja.
Atur kurannya menjadi 6x6cm.

Klik kiri warna merah muda pada color palette dan klik kanan warna kuning sebagai garis luarnya.
Letakkan bujursangkar tepat ditengah kotak besar.

Klik tombol Shape Tol. Klik salah satu sudut bujursangkar dan tarik ke arah dalam sampai radius lengkungannya sebesar 20.

Klik menu Effects, Add Prespective, Kursor mouse akan berubah, geser sudut kiri atas bujursangkar dengan menekan CTRL+SHIFT, gerakkan ke arah kanan sampai sisi bujursangka berkurang kira2 1cm.

Pilih Polygon Tool, isi dengan 3 di kolom Number of points.
Buat sebuah segitiga pada halaman kerja, dan atur ukurannya menjadi 1.5x1cm.
Beri warna kuning tanpa garis luar.

Duplikat empat kali, dan letakkan masing2 segitiga di sisi kiri bingkai merah muda, dan putar dengan berbagai sudut membentuk melengkung.

Pilih kelima buah segitiga tersebut, lalu tekan CTRL+G, lalu duplikat, dan pindahkan kesisi sebelah kanan dan mirror vertical.

Klik dua kali icon Pick Tool.
Klik menu File > Eksport...
Beri nama masing-masing, pastikan format peng-Export-an adalah *.jpg.
Perluas tombol Options>>
Tandai Selected only, lalu klik Export.
Klik Ok pada Convert to Bitmap.
Klik Ok pada JPEG Exprot.

Klik menu File > Save As...
Beri nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.cdr.

Rabu, 08 Desember 2010

Materi 7








Mau tau cara buatnya??
Silakan ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

Buka Aplikasi Photoshop

Buat file dengan mode RGB dengan lebar 400 pixel dan tinggi 200 pixel.
Buat warna foreground menjadi warna hijau tua R:0, G:60, B:0
Gunakan peranit Type untuk membuat teks dengan nama masing-masing (Albertus Medium 100 poin)

Gunakan Layer > Effects > Drop Shadows... dengan Angle: 90 derajat Distance:0, Blur:5, Intensity:0

Buat layer dari hasil efek drop shadow dengan Layer > Layer Style > Create Layers.

Pilih layer ...Drop Shadow
Pilih menu Edit > Free Transform...
Tarik handle tengah atas ke arah bawah sampai tinggi drop shadow seperempat tinggi semula.

Tekan CTRL+ALT+SHIFT bersamaan, dan tarik handle kiri atas kearah kanan (membentuk drop shadow seperti trapesium).
Tekan ENTER

Gunakan Filter > Blur >Gaussian Blur... dengan Radius:2 pixels
Gunakan Filter > Blur > Motion Blur... dengan Angle: 0 derajat dan Distance: 15 pixels.

Pilih layer Type nama.
Gunakan Layer > Layer Style > Bevel and Emboss... dengan Style: Inner Bevel, Angle: 90 derajat, Depth: 20, Blur: 6.

Simpan pekerjaan dengan nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.psd
==========================

Panggil file AMRESULT dan AMWIN pada folder share \\ERP_02\erp (file ini juga bisa di dapat dari cagcat Microsoft Office.

Gabungkan kedua gambar menjadi satu file.

Gunakan menu Layer > Merge Layer..

Klik icon Creat New Layer pada Palette Layer.
Pilih/aktifkan Layer 1 yang baru dibuat dan ganti namanya menjadi Layer Cat.

Pilih perkakas Brush Tool pada toolbox, geser nilai opacity-nya menjadi 100%.

Rubah warna foreground menjadi merah.
Dengan Brush, seret drag sepanjang bingkai kanvas si pelukis.
(Jika terdapat warna yang keluar dari bingkai, dapat menggunakan Eraser Tool)

Gunakan angkan antar 01 sampai 99 untuk mengubah nilai opacity, misal 50% untuk mengecat baju si model lukisan.

Kembalikan nilai opacity menjadi 100% dengan menekan angka 0 pada keyboard.
Pilih Color Palette.
Geser tombol R, G, dan B untuk membuat warna coklat dengan berbagai nilai opacity, untuk mengecat kayu pegangan kanvas.

Simpan warna yang baru dibuat, buka Swatches Palette dan klik pada bagiah akhir warna, pada area abu-abu untuk menyimpan warna baru, bari nama warna baru dengan nama masing-masing.

Pilih menu Window > Brushes..
Pilih bagian Brush Tip Shape dan non aktifkan tanda checkbox yang lainnya.
Gunakan diameter 20px dan rubah nilai Hardness menjadi 0.
Klik dan seret salah satu dot pada kotak preview untuk melonjongkan sikat.
Dan seret panahnya untuk menatur sudut sikat.

Rubah warna foregroun menjadi hijau, nilai opacity 100%, lalu gores beberapa bagian di bawah gambar dengan sederet coretan kuas yang bergelombang.

Klik tanda panah pada Brushes Palette > Load Brushes...
Pilih Assorted Brushes
(File ini bisa di dapat pada folder share ERP).

Pilih Brushes dengan gambar bintang dengan banyak sudut dan rubah nilai spacing 200 lalu gunakan warna kuning pada Palette Swatches.
Klik drag pada kanan atas si pelukis untuk membuat bentuk bintang bertaburan.

Tekan ALT pada keyboard lalu klik warna merah pada bingkai kanvas pelukis.
Ulangi menggeseran brush bintang pada bagian bawah canvas lukisan.

Pilih icon Eraser Tool,
non aktifkan Layer 0 dengan mengklik icon mata.
lalu hapus beberapa bagian gambar yang berlebih.
Setelah cukup, kembali aktifkan Layer 0.
Lanjugkan penghapusan beberapa bagian yang berlebihan.

Pilih Brush Tool dan pilih warna orange, dengan kuas ukuran kecil warnai ketiga kanvasi disisi kanan bawah gambar.

Pilih icon Smudge Tool,
Gunakan Smudge untuk meratakan warna orange pada kanvas.

Ganti nama Layer 0 menjadi "Latar Belakang", lalu pindahkan Layer Latar Belakang ke atas Layer Cat, lalu rubah Mode Normal menjadi Multiply.

Simpan pekerjaan dengan nama masing-masing, dan pastikan format penyimpanan adalah *.psd.